Olahraga yang Mengasyikan Bersama Keluarga
Sista, hari Minggu yang cerah jangan dipakai bermalas-malasan. Yuk, kita olahraga agar badan sehat dan pikiran menjadi fresh.
Hari Minggu ini aku akan olahraga berjalan kaki dari Dukuh Atas sampai ke Monas. Pukul 07.00 WIB aku mulai dengan naik Bus Transjakarta dengan rute Blok M menuju ke Kota. Di halte Blok M, sudah banyak antrian orang-orang yang ingin naik Bus untuk ber olahraga di sekitaran jalan Sudirman hingga ke Monas. Untungnya, aku menunggu giliran naik yang tidak terlalu lama. Aku mendapat kursi di sebelah sekelompok Ibu-ibu yang sudah setengah baya dan tampak ceria yang tengah bercanda. Dilihat dari pakaiannya, mereka juga ingin berolahraga, sama seperti aku.
Setiap
Minggu pagi, kawasan jalan protokol di Jakarta menjadi area olahraga. Pemerintah telah mengeluarkan peraturan untuk memberlakukan Car free day
(CFD) dari pagi hingga pukul 11.00 WIB. Jadi, kita aman menggunakan jalur jalan kendaraaan untuk berolahraga karena tidak perlu khawatir tertabrak kendaraan yang lewat.
Sampai di halte
Dukuh Atas, aku turun dari bus, juga beberapa orang lainnya. Aku ingin memulai
perjalanan olahragaku dari sini. Begitu turun dari tangga penyeberangan, aku mendapati
banyak kerumunan orang. Sebagian besar berjalan kaki, berlari, bersepeda, ada
yang duduk-duduk santai sambil bersenda gurau bersama taman. Ada juga yang
membeli panganan yang banyak tersebar di sepanjang trotar. Aku memilih untuk
melakukan sedikit pemanasan sebelum melangkahkan kaki menuju Monas.
Banyak hal yang bisa kita dapati di keramaian jalan yang tengah ditutup untuk semua jenis kendaraan, kecuali Bus Transjakarta. Di dekat patung Jendral Sudirman, ada kelompok-kelompok orang yang melakukan kegiatan untuk bersenam aerobic, menari poco-poco sampai ada yang mengukur tensi.
Lanjut ke arah
bunderan Hotel Indonesia (HI), ini menjadi titik target sebagian besar orang.
Di sana ada banyak kegiatan lagi, dari yang
berfoto didekat air mancur, berfoto dengan berbagai macam action figure, sampai ada kelompok yang
menggunakan jubah dan berdandan ala setan. Hiy.. menakutkan. Ada juga
ondel-ondel berbagai warna dan orang-orang yang sengaja mengecat tubuhnya
dengan warna silver. Tampaknya mereka
ingin menjadi Silverman, figure
buatan Marvel. Malah ada yang kelompok sepeda ontel lengkap dengan pengendara yang mengenakan blangkon dan baju luriknya. Tak hanya itu, banyak pemusik jalan yang memamerkan suara indah mereka. Wow, ini sih nggak cuma sehat tapi juga terhibur. Hilang deh penat dan lelah selama seminggu bekerja.
Tidak lama kemudian, sampailah aku di Monas. Sebuah tugu yang dibangun menjulang tinggi sekitar 132 meter pada tanggal 12 Juli 1975. Di bagian atas terdapat bentuk cawan api yang dilapis emas, yang di maksudkan sebagai semangat rakyat Indonesia dalam melawan penjajah.
Di bagian bawah Monas terdapat museum dan beberapa diorama di dalamnya. Museum tersebut berisi sejarah Indonesia sejak masa prasejarah, kerajaan yang terdapat di Indonesia, sejarah merebut kemerdekaan, hingga Orde baru.
Sista, kita bisa menuju puncak Monas dengan menggunakan lift, dan melihat pemandangan Jakarta dari atas. Kalau cuaca sedang cerah, kita bisa melihat gunung salak yang berada di wilayah Bogor, loh. Monas memiliki area yang sangat luas sehingga kita bisa leluasa untuk berolahraga disini.
Nah, Sista, yuk, kita ajak keluarga untuk berolahraga di area CFD, Jakarta. Selain mendapatkan tubuh yang sehat, hiburan yang asyik, kita juga bisa mendapatkan edukasi tentang sejarah bangsa.



Nah ini dia. Pandemi buruan pergi.
BalasHapusIya,.. biar bisa eksplore lagi ke sekitar Jakarta dan wilayah lainnya, yaa
Hapus