Buku Tugas Luna
Luna menyiapkan buku-buku yang mau dibawa ke sekolah besok pagi. Juga tugas-tugas yang sudah di selesaikannya. Ia menumpuk buku-buku yang akan dibawanya besok di atas meja belajar di kamarnya. Matanya sudah cukup lelah untuk memasukkannya ke dalam tas sekolahnya. Tadi setelah salat Isya, Luna melanjutkan membuat pekerjaan rumah. Besok ada pelajaran Bahasa Inggris dengan Ibu Elis yang tidak pernah kompromi dengan murid yang tidak mengerjakan pekerjaan rumahnya. Tentu saja Luna tidak mau di hukum menghadap ke tembok di depan kelas seperti kejadian minggu kemarin yang menimpa Fitri dan Koko.
Setelah menggosok gigi dan mengambil wudu, Luna naik ke tempat tidur. Ia sangat lelah hingga lupa mematikan lampu kamar. Ia juga tidak tahu ketika Emak masuk ke kamarnya untuk membetulkan selimutnya.
***
Luna menyelesaikan sarapannya dengan cepat. Ia harus mencari buku tugas Bahasa Inggris-nya. Semalam ia merasa sudah menaruh semua buku di mejanya. Ia yakin tidak ada yang terlupa. Buku itu sudah tidak ada di tumpukan buku yang akan dibawanya. Luna mencari buku tulis dengan cover kotak-kotak berwarna merah dalam laci, tetapi tidak ada. Alamat kena hukuman deh, keluh Luna resah.
“Mak, lihat buku Luna yang warna merah apa nggak?” tanya Luna di depan meja makan lengkap dengan tas dan sepatu hitamnya.
“Mana Emak tau, Na. Coba cari lagi. Siapa tau di meja depan.”
“Nggak ada, Mak.”
“Buku yang mana sih?”
“Buku tulis yang warnanya kotak-kotak merah, Mak.”
Emak tidak menjawab. Tetapi emak langsung mengambil sesuatu dari rak di sebelah meja makan.
“Yang ini?”
“Alhamduillah, makasih, Mak. Luna berangkat dulu.”
Tanpa mengecek buku ber-cover kotak-kotak merah itu, Luna memasukkan ke dalam tas. Mang Cecep sudah menunggunya di atas sadel motornya untuk mengantarkan Luna ke Sekolah.
***
“Luna, coba kedepan.” panggil Bu Elis, guru Bahasa Inggris.
Luna bangkit dari duduk dan maju ke depan kelas.
“Kamu yakin sudah menyelesaikan tugas dengan baik?”
Luna mengangguk pasti.
“Yakin, Bu.”
“Coba kamu cek lagi, apakah benar ini tugas yang sudah kamu selesaikan?”
Ibu Elis menyerahkan buku merah ke Luna. Luna menerimanya dan membuka lembar-lembar buku.
Beli sayur asem sebungkus
Cabe merah
Cabe rawit
Tomat
Ikan asin
Tempe / tahu
Tiba-tiba wajahnya menjadi pucat. Itu bukan tulisannya. Dan isinya juga bukan tugas Bahasa Inggris. Tetapi catatan belanja Emak!
Selesai
Komentar
Posting Komentar