BELANJAAN EMAK Luna memandang Emak yang nampak berbeda pagi ini. Emak sudah berdandan rapi dan tas belanjaan sudah siap di tangan. “Mak, mau belanja kok rapi sekali?” “Emak mau mampir ke rumah Nenek setelah belanja nanti.” “Lama di sana, Mak?” “Sebelum zuhur Emak sudah pulang. Emak tau banget anak Emak yang cakep ini paling nggak bisa nahan lapar.” Luna nyengir kuda. Setelah Emak pergi, Luna langsung ke kamar meneruskan membaca komik. Kali ini Luna bisa menghabiskan tiga komik sebelum emak pulang. Wah, senangnya baca komik tanpa gangguan Emak. Dua jam berlalu. Perut Luna sudah berteriak meminta diisi tapi emak belum juga pulang. Luna memeluk bantal menekan perutnya. Siapa tahu sebentar lagi Emak pulang , pikirnya dalam hati. Diteruskannya kembali membaca komik. Luna mendengar Azan Zuhur dikumandangkan. Tapi emak belum juga pulang. Pikirannya resah. Perutnya juga ikut berbunyi resah minta diisi. Diambilnya ponsel dan memencet nomor telepon Emak. Sedeti...